Smelter Feronikel di Kolaka Beroperasi pada 2021

Feby Novalius, Jurnalis
Senin 17 Juni 2019 07:07 WIB
Foto: Peletakan Batu Pertama Proyek Smelter Kolaka
Share :

JAKARTA - PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) akan membangun fasilitas pemurnian (smelter) feronikel berkapasitas 230.000 ton di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Smelter PT CNI ini dapat mengolah nikel dengan kapasitas input bijih (ore) 5 juta ton dan output dalam bentuk feronikel sebanyak 230.000 ton dengan kadar nikel 22%-24% per tahun.

Direktur Utama PT CNI Derian Sakmiwata mengatakan, smelter ini ditargetkan akan mulai beroperasi pada akhir tahun 2021.

"Pembangunan infrastruktur utama dan pendukung smelter ferronikel ini ditargetkan selesai pada Desember tahun 2021 dengan total nilai investasi sebesar Rp14,4 triliun," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Operasi 3 PT PP Abdul Haris Tatang mengatakan, smelter ini ditargetkan akan mulai beroperasi pada akhir tahun 2021. Pabrik pengolahan yang menelan investasi Rp14,4 triliun ini diperkirakan akan memproduksi sekitar 229.000 ton Feronikel (FeNi) setiap tahunnya dengan kadar nikel 22-24%.

“Dalam pembangunan proyek Smelter ini, kami (PT PP) berperan sebagai kontraktor yang akan bertanggung jawab dalam penyelesaian proyek yang akan bekerjasama dengan partner konsorsium ENFI (BUMN China) dimana Perseroan optimistis dapat menyelesaikan proyek tersebut selama 24 (dua puluh empat) bulan,” ujarnya.

Baca Selengkapnya: Groundbreaking Proyek Smelter Feronikel di Kolaka

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya