Bebersih Ciliwung ini yang mulai dari hulu di Cisarua sampai dengan Pademangan yang mencapai 36 titik lokasi dan melintasi 33 kecamatan di Jabar dan Jakarta yang 119 km yang diikuti 8.433 peserta.
Menteri KLHK Siti Nurbaya menyoroti peran pemerintah daerah (pemda) yang wilayahnya dilewati aliran Sungai Ciliwung. Pemda--disebut Siti--harus benar-benar mengontrol sumber-sumber masalah yang menyebabkan pencemaran sungai sepanjang 119 km tersebut."Pemerintah dan juga pemerintah daerah akan memperhatikan tekanan apa yang ada pada sungai, misalnya kegiatan industri kah, pertambangan, air limbah, limbah domestik, dan sebagainya," kata Siti.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLHK, M.R. Karliansyah menyampaikan, kegiatan Bebersih Ciliwung dilaksanakan di 33 Kecamatan di sepanjang Sungai Ciliwung dengan lokasi pelaksanaan Bebersih Sampah di 36 lokasi.
"Tujuan kegiatan Bebersih Ciliwung adalah kampanye dan edukasi lingkungan perlindungan dan pengelolaan ekosistem di DAS Ciliwung; memfasilitasi pengenalan potensi DAS Ciliwung kepada pihak perusahaan untuk berpartisipasi aktif dalam perlindungan dan pengelolaan ekosistem DAS Ciliwung; pengembangan jaringan kemitraan antara pemerintah, masyarakat, dan perusahaan dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan DAS Ciliwung; serta membersihkan sampah di sepanjang Sungai Ciliwung," jelas Karliansyah.
Baca Selengkapnya: Hari Lingkungan Hidup, 8.000 Orang Bersihkan Sampah Plastik di Sungai Ciliwung
(Dani Jumadil Akhir)