Program Padat Karya yang Disiapkan untuk Dorong Ekonomi RI

Giri Hartomo, Jurnalis
Selasa 07 April 2020 13:49 WIB
Program Padat Karya Tunai. (Foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan untuk segera menjalankan program padat karya yang diperuntukan untuk pekerja informal di seluruh Indonesia. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di tengah virus corona atau Covid-19.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, sesuai arahan Presiden, padat karya tunai harus diperbanyak dengan mengikuti protokol kesehatan.  Program ini akan dijalankan oleh Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, KKP, Kemendes dan kementerian lain.

"Program cash forward ini ditujukan untuk menjaga agar masyarakat mendapat pendapatan dan mempertahankan daya beli. Cash forwart diutamakan untuk pekerja informal atau sektor UMI,"ujar Arilangga dalam telekonferensi, Selasa (7/4/2020).

Baca Juga: Ekonomi Indonesia Diyakini Tumbuh Positif meski Ada Covid-19, Ini Penjelasan Sri Mulyani

Pada intinya, kata Airlangga, program padat karya ini bisa menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar sehingga akan mengurangi pengangguran dan kemiskinan akibat virus corona. Namun demikian, dirinya mengingatkan para kementerian untuk mengutamakan protokol kesehatan dalam menjalankan program padat karya tunai tersebut.

"Dalam pelaksanaan program harus memenuhi standar kesehatan atau pshysical distansing dari segi jumlah maupun segi jarak," ujarnya.

Dirinya pun memberikan sejumlah contoh kementerian yang telah menyiapkan program padat karya. Seperti Kementerian Ketenagakerjaan merealokasi anggaran yang diperuntukan untuk Balai Latihan Kerja bisa memproduksi alat kesehatan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya