"Kegiatan-kegiatan pembuaran disinfektan, pembuatan masker, kemudian yang sering disebut padat karya produktif di mana ini bisa menggerakkan masyarakat bekerja sama dengan dengan BLK ataupun komunitas dan LPK dan ini bisa dikerjasamakan dengan BUMdes," ujarnya.
Kemudian dalam rangka penanganan virus, Kementerian Koperasi dan UKM juga mengalihkan anggaran agar program-program yang dilakukan menjangkau baik itu UMI maupun kredit mikro yang lain.
"Kementerian koperasi menyiapkan program yang nanti akan dimasukkan untuk menjaga kondisi daripada koperasi simpan pinjam," ujarnya.
(Feby Novalius)