Dirinya telah ikhlas dengan apapun yang diterima, dengan syarat pembeli juga harus ikhlas. Faktanya, meski pembeli boleh bayar seikhlasnya, warkop tersebut selalu mendapat untuk dan tidak pernah rugi sama sekali.
"Paling kecil omzet sehari Rp100.000, dan itu pun saya sudah untung. Kalau lagi rame bisa omzet Rp500.000, tapi rata-rata sehari omzet Rp200.000-Rp300.000," ucap Ade.
Untuk lokasi warkop dirinya menyewa lahan kosong di pintu masuk perumahan Cemara Permai dengan biaya Rp500.000 per bulan.
Sementara itu, terdapat seorang konsumen yang dibincangi MNC Media saat nongkrong di warkop tersebut bernama Yuda Mank. Ia mengatakan baru pertama kali ke warkop Ikhlas lantaran informasi dari temannya.
Ia mengakui ingin mampir untuk mencoba menikmati racikan kopi yang dijual. Meski bertuliskan bayar seikhlasnya, namun dirinya akan tetap membayar sesuai harga pasaran atau bayar lebih. Yang menjadi hal unik adalah bahwa pembeli justru yang menentukan harga bukan penjualnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)