DUBAI - Uni Emirat Arab (UEA) menetapkan komitmennya untuk berinvestasi ke Indonesia terutama dalam fasilitas produksi Vaksin Covid-19. Ini juga menjadi komitmen akan nama Putra Mahkota Abu Dhabi yaitu Sheikh Mohammed bin Zayed dijadikan nama jalan layang tol Jakarta-Cikampek II.
Menteri Energi dan Infrastruktur Suhail Al-Mazrouei mengatakan, hubungan ekonomi antara UEA dan Indonesia mengalami lonjakan yang luar biasa. Terutama, dalam 10 tahun terakhir.
Baca juga: Tol Layang Japek Ganti Nama Jadi MBZ, Ada Suntikan Dana Ratusan Triliunan Rupiah
Saat ini, UEA memiliki sejumlah proyek menjanjikan. Di mana, akan memperkuat hubungan bilateral menjadi hubungan strategis yang komprehensif dan berkelanjutan.
“Kami di UEA sangat ingin memastikan bahwa investasi kami berada di area yang berkontribusi dalam menyediakan infrastruktur dan layanan sehari-hari untuk membuat perbedaan bagi warga negara Indonesia dalam aktivitas sehari-harinya,” kata Al-Mazrouei melansir Arab News, Jakarta, Selasa (13/4/2021).
Baca juga: Tol Layang Japek Ganti Nama Jadi MBZ, Jasa Marga Mau Jual ke UEA?
Dirinya mengatakan hal ini setelah Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan bahwa tol layang Japek II bakal diganti dengan nama Putra Mahkota Abu Dhabi yaitu Sheikh Mohammed bin Zayed. Tentu saja, penamaan ini sebagai penghargaan atas peran kemanusiaan dan kontribusi luar biasa untuk negara-negara Arab dan Islam.