Mengenai peluang baru untuk investasi, dia mengatakan bahwa investasi Emirat saat ini bergerak menuju sektor-sektor baru di Indonesia, seperti energi terbarukan, manufaktur strategis dan militer, produksi vaksin Covid-19. Selain itu juga, pertanian, ketahanan pangan, pendidikan digital, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
“Ada juga kesepakatan dan kontak baru antara kedua negara, dan kami berharap proyek-proyek strategis dan vital di sektor-sektor ini segera membuahkan hasil,” tambahnya.
Dia juga mengatakan bahwa UEA telah mengumumkan investasi senilai USD10 miliar dengan Otoritas Investasi Indonesia, yang akan digunakan dalam proyek dan sektor strategis.
(Fakhri Rezy)