JAKARTA - Arus mudik Lebaran tahun ini diprediksi bakal normal. Pemerintah pun menyiapkan skema mudik karena kemungkinan kebijakan tanpa tes antigen dan PCR untuk perjalanan domestik terus dipertahankan.
Kementerian Perhubungan pun sedang membahas penerapan skema one way pada mudik Lebaran tahun ini. Adapun skema yang disiapkan seperti 2019 atau sebelum Covid-19 melanda Indonesia pada 2020.
"Mudik kita sudah bahas dengan Menteri Perhubungan dan Korlantas polri, kalau ini sudah tidak kita gunakan (PCR dan Antigen), mungkin kita akan menggunakan skema yang sama dengan tahun 2019," ujar Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi.
Menurut Dirjen Budi skema tersebut sudah dilakukan survey tahap pertama oleh Biro Litbang Kementerian Perhubungan, selanjutnya dalam waktu dekat bakal kembali dilakukan survey tahap 2 untuk selanjutnya diputuskam menjadi sebuah aturan berlaku.
"Ini masih tahap perencanaan kita, survey sudah ada tahap satu, tapi kemarin pak menteri minta ada survey yang kedua, dan itu akan menjadi acuan policy manajemen trafic untuk angkutan lebaran tahun 2022," kata Dirjen Budi.
Dirjen Budi menambahkan apabila masyarakat yang sudah mendapatkan vaksin dosis kedua atau booster diperbolehkan untuk melakukan perjalanan mudik Lebaran dengan menggunakan transportasi umum tanpa menunjukkan test PCR atau Antigen.
Baca Selengkapnya: Tak Ada PCR-Antigen, Skema Mudik 2022 Diberlakukan Sama seperti 2019
(Feby Novalius)