Sementara itu, beban pokok penjualan dan beban langsung naik menjadi Rp2,29 triliun dari sebelumnya sebesar Rp2,05 triliun. Beban umum dan administrasi perseroan naik menjadi Rp609,33 miliar dan beban penjualan tercatat sebesar Rp194,85 miliar.
Hingga akhir Juni 2022, total nilai aset emiten properti ini naik tipis 0,61% menjadi Rp40,92 triliun dari posisi akhir tahun lalu yang sebesar Rp40,66 triliun. Total liabilitas perseroan turun menjadi Rp20,51 triliun dan ekuitas tercatat sebesar Rp20,40 triliun.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)