Anggota Ombudsman RI Robert Na Endi Jaweng mengatakan bahwa data untuk penyaluran BSU 2022 terbilang tidak menjadi isu karena bersumber dari BPJS Ketenagakerjaan.
Dia menyebut pentingnya komunikasi antarbank di kantor pusat maupun di daerah dan skema penyaluran lewat PT Pos Indonesia yang baru dilaksanakan pada tahun ini.
"Ini soal komunikasi, koordinasi menjadi penting," ujarnya, Kamis (8/9/2022).
Dia juga mendorong para calon penerima untuk melakukan aktivitasi rekening untuk memastikan penyaluran dapat dilakukan dan tidak terjadi kegagalan penyaluran subsidi gaji.
5. BLT Subsidi Gaji Cair ke 14 Juta Pekerja
BLT subsidi gaji atau bantuan subsidi upah Rp600.000 tidak akan cair ke 16 juta pekerja sebagaimana yang ditargetkan pemerintah. Sebab setelah diverifikasi, data penerima BLT subsidi yang layak mendapat bantuan sosial sebanyak 14,6 juta.
Sekretaris Direktorat Jendral PHI Jamsos, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Surya Lukita Warman menjelaskan, pada tahap pertama penyaluran BSU bakal diberikan kepada 14,6 juta pekerja dengan total anggaran yang diperlukan Rp8,7 triliun.
Jumlah tersebut telah melalui tahap verifikasi dari yang sebelumnya diajukan 16,2 juta pekerja/
"Ternyata yang memenuhi persyaratan hasil exercise kami hanya 14,6 juta orang. Angka ini yang kami usulkan kepada Kemenkeu, agar anggarannya disiapkan dengan nilai bantuan Rp600 ribu per kepala, akhirnya nilai anggaran subsidi," ujarnya
(Feby Novalius)