"Sayangnya pertumbuhan ini tidak berbanding lurus dengan literasinya, banyak investor ritel yang mendapatkan informasi dari pihak-pihak yang tidak dapat dipercaya, contohnya seperti akun-akun media sosial dan lain sebagainya," terangnya.
Sebagai informasi, menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) jumlah investor pasar modal hingga pertengahan Agustus 2022 mencapai 9,45 juta investor. Jumlah tersebut meningkat delapan kali lipat sejak lima tahun lalu.
Anggota Dewan Komisioner merangkap sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Inarno Djajadi mengatakan hampir 60 persen dari total jumlah investor di pasar modal adalah milenial dan generasi Z yang berusia di bawah 30 tahun.
(Zuhirna Wulan Dilla)