ANTM juga mencatatkan produksi bauksit sebesar 1,34 juta wmt pada 9 bulan 2022, yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku pabrik alumina dan penjualan kepada pelanggan pihak ketiga. Penjualan bauksit unaudited pada 9 bulan 2022 tercatat sebesar 935.518 wmt.
Manajemen menyebut selain penjualan ekspor, ANTM juga berfokus dalam pengembangan penjualan bauksit di dalam negeri.
Adapun untuk alumina, ANTM melalui anak perusahaan yang mengoperasikan pabrik CGA Tayan, PT Indonesia Chemical Alumina telah memproduksi sebanyak 115.875 ton alumina tumbuh 108 persen dari volume produksi alumina pada 9 bulan 2021 sebesar 55.814 ton alumina.
Capaian penjualan alumina ANTM pada 9 bulan 2022 mencapai 114.422 ton, tumbuh 22% dibandingkan volume penjualan periode yang sama tahun lalu sebesar 93.869 ton alumina.
(Taufik Fajar)