BSU Tahap 8 Cair, 14,6 Juta Pekerja Dapat BLT Rp600.000

Feby Novalius, Jurnalis
Sabtu 12 November 2022 06:32 WIB
BLT Subsidi Gaji Cair Rp600.000. (Foto: Okezone.com/Kemnaker)
Share :

JAKARTA - Pencairan BSU Rp600.000 segera memasuki tahap 8. Pemerintah pun mengejar target supaya 14,6 juta pekerja bisa mendapat BSU sebelum 2022 berakhir.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, subsidi gaji untuk tahun ini disalurkan melalui dua model yaitu lewat bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan melalui Pos Indonesia untuk mereka yang tidak memiliki rekening bank Himbara.

Baca Juga: Cara Cek Penerima BSU Rp600.000, Masih Ada 4 Juta Pekerja Belum Dapat BLT

"Dengan penyaluran melalui dua model ini, melalui bank Himbara dan Kantor Pos, mudah-mudahan bisa tersalur 100% hingga akhir tahun 2022 ini," kata Ida.

Usai BSU tahap 7, pencairan BSU akan memasuki tahap 8. Pencairan BSU tahap 8 melanjutkan pencairan BSU yang belum tercover pada minggu ini.

Baca Juga: BSU Rp600.000 Bisa Diambil di Kantor Pos Mana Saja, Jangan Lupa Bawa KTP

Adapun syarat mendapat BSU Rp600.000, di antaranya:

1. Warga Negara Indonesia (WNI).

2. Peserta aktif program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan s/d Juli 2022.

3. Gaji/upah paling banyak Rp3,5 juta. Pekerja/buruh yang bekerja di wilayah dengan UMP/UMK lebih besar dari Rp3,5 juta, maka persyaratan gaji menjadi paling banyak sebesar UMP/UMK dibulatkan ke atas hingga ratusan ribu penuh.

4. Bukan PNS, TNI, dan Polri.

5. Belum menerima program kartu prakerja, program keluarga harapan dan bantuan produktif untuk usaha mikro.

Apabila dikemudian hari ditemukan bahwa penerima BSU ternyata tidak memenuhi persyaratan, maka yang bersangkutan wajib mengembalikan dana BSU yang diterima ke Kas Negara. Hal ini sesuai Permenaker Nomor 10 Tahun 2022.

Baca Selengkapnya: Pencairan BSU Tahap 8, Ini Syarat Pekerja Dapat BLT Gaji Rp600.000

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya