Sementara itu, penjualan neto perseroan tercatat sebesar Rp82,12 miliar pada periode 5 bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2022, tumbuh sebesar 102,89% dari periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp40,47 miliar.
Peningkatan tersebut disebabkan oleh meningkatnya penjualan masker melalui jalur distribusi toko ritel seperti minimarket, supermarket, dan convenience store, serta penjualan melalui luring/marketplace.
Sedangkan, pendapatan neto perseroan tercatat sebesar Rp 181,84 miliar pada tahun 2021, tumbuh sebesar 12.163,33% dari periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp 1,48 miliar.
Peningkatan tersebut disebabkan oleh meningkatnya penjualan masker melalui jalur distribusi toko ritel seperti minimarket, supermarket, dan convenience store, serta penjualan melalui luring/marketplace.
Kemudian, laba periode/tahun berjalan perseroan tercatat sebesar Rp 19,75 miliar pada periode 5 bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2022, tumbuh sebesar 91,20% dari periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp 10,33 miliar.
Peningkatan tersebut disebabkan oleh peningkatan laba sebelum pajak. Adapun laba periode/tahun berjalan perseroan tercatat sebesar Rp 25,04 miliar pada tahun 2021, tumbuh sebesar 6.997,32% dari periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp 352,87 juta. Peningkatan tersebut disebabkan oleh peningkatan laba sebelum pajak.
(Taufik Fajar)