JAKARTA - Harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) terus mengalami pelemahan mendekati level gocap alias Rp50 per saham.
Hingga penutupan sesi kedua Senin (12/12/2022), GOTO anjlok 6,45% di Rp87, melanjutkan tekanan selama 16 hari berturut-turut.
Penurunan tersebut turut mempengaruhi kerugian investasi PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) yang memiliki saham GOTO melalui anak usahanya PT Telkomsel.
Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) Ririek Adriansyah mengatakan strategi investasi TelkomGroup di GOTO tidak hanya mencari keuntungan modal (capital gain) semata.
BACA JUGA:IHSG Ditutup Makin Terperosok ke 6.715, Saham GOTO Anjlok 7%
Bagi Ririek, investasi platform digital seperti emiten hasil merger Gojek dan Tokopedia itu perlu mencari kesinambungan nilai / synergy value dari perusahaan.
"Saat ini synergy value Telkomsel - GoTo yang dihasilkan sudah cukup besar bahkan tumbuh di atas 50% daripada tahun lalu," katanya melalui keterangan resmi, dikutip Senin (12/12/2022).
Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam menerangkan sinergi nilai antara Telkomsel dan GOTO telah mendorong percepatan sekaligus mempertajam positioning ekosistem digital Telkomsel.