Dia memastikan koreksi tipis kinerja IHSG selama satu bulan terakhir bukan disebabkan oleh melemahnya fundamental ekonomi Indonesia.
"Alasan indeks turun, sebenarnya secara fundamental ekonomi 2023 kita tidak ada perubahan," kata Iman.
Selain itu, dia memastikan pelemahan ini bersifat sementara, dan optimistis pasar modal Indonesia akan tumbuh sejalan dengan proyeksi pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) tahun 2023.
Dalam kesempatan ini, pihaknya menargetkan jumlah investor pasar modal Indonesia mencapai 13,5 juta Single Investor Identification (SID) pada tahun 2023, dan 57 perusahaan bisa melaksanakan IPO.
Selain itu, pihaknya juga menargetkan kapitalisasi pasar modal di tanah air bisa mencapai Rp13.500 triliun pada tahun 2026.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)