Seiring lonjakan omzet, beban pokok INKP juga ikut terdongkrak 5,44% yoy menjadi USD2,41 miliar, yang sebagian besar datang dari pembelian bahan baku hingga pabrikasi.
Balance sheet INKP menunjukkan kenaikan aset 7,37% yoy menjadi USD9,64 miliar. Jumlah kewajiban pembayaran (liabilitas) berkurang 4,22% menjadi USD4,03 miliar, sedangkan modal bersih tumbuh 17,63% sebanyak USD5,60 miliar.
Hingga akhir 2022, perseroan menggenggam kas dan setara kas senilai USD1,26 miliar, tumbuh dari posisi akhir 2021 sebanyak USD1,05 miliar.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)