JAKARTA - Laba bersih PT Mitrabara Adiperdana Tbk (MBAP) anjlok 80,27% pasa semester I 2023. MBAP mengantongi laba bersih USD22,03 juta atau Rp335,65 miliar, turun dari periode yang sama sebelumnya yang sebesar USD111,68 juta.
Melansir laporan keuangan, Rabu (30/8/2023), pendapatan perseroan juga mengalami penurunan sebesar 47,27% menjadi USD130,86 juta atau Rp1,99 triliun, dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD248,21 juta.
Dari sisi pengeluaran, beban pokok pendapatan MBAP tercatat sebesar USD92 juta atau Rp1,40 triliun, naik dari sebelumnya sebesar USD86,63 juta. Sementara itu, beban penjualan tercatat sebesar USD10,58 juta atau Rp161,29 miliar, serta beban umum dan administrasi sebesar USD5,71 juta atau Rp87,07 miliar.
Per Juni 2023, total nilai aset MBAP tercatat sebesar USD229,57 juta atau Rp3,49 triliun, turun 25,11% dari posisi akhir Desember 2022 yang sebesar USD306,54 juta. Adapun, liabilitas perseroan tercatat sebesar USD37,04 juta dan ekuitas sebesar USD192,52 juta.
Sepanjang tahun ini, perseroan menargetkan produksi batu bara dapat mencapai 2,3 juta ton. Sedangkan, penjualan batu bara perseroan ditargetkan sebanyak 2,3 juta hingga 2,5 juta ton.