1. Tentukan Tujuan ke Depan : Tentukan target pembelian rumah misal dalam lima tahun, beli rumah sesuai dengan kemampuan apakah rumah baru, rumah second, atau membeli tanah kemudian dibangun sendiri. Dari situ, kamu bisa menentukan berapa jumlah uang yang perlu disisihkan setiap bulannya untuk mencapai tujuan tersebut.
2. Rencanakan Keuangan : Hitung dan atur anggaran pembelian rumah, mulai dengan menghitung total biaya yang diperlukan kemudian kalkulasikan dengan pendapatan dan pengeluaran tiap bulannya. Tentukan berapa banyak yang bisa dialokasikan untuk membeli rumah, baik itu untuk uang muka maupun cicilan bulanan. Jangan lupa untuk mempertimbangkan pengeluaran lain seperti perawatan rumah, pajak properti, dan asuransi.
3. Atur Lifestyle : Kurangi pengeluaran tidak penting dan bijak membelanjakan uang, dengan mengurangi makan diluar, belanja pakaian secukupnya. Fokus pada kebutuhan primer, untuk bisa membantu meningkatkan kemampuan menabung beli rumah.
4.Pilih Lokasi yang tepat & Developer Terpercaya : Lokasi sangat mempengaruhi nilai properti. Lakukan riset mengenai area rumah yang diminati, termasuk aksesibilitas, fasilitas umum, lingkungan, dan potensi pengembangan di masa depan. Kenali developer, pastikan memiliki track record yang jelas.
5. Manfaatkan Teknologi : Gunakan aplikasi atau platform online Homespot, untuk mencari properti dari developer yang terpercaya karena sudah melalui kurasi oleh BRI, membandingkan harga, sekaligus bisa mendapatkan simulasi KPR
BRI.
6. Pelajari 3 Sistem Pembiayaan Rumah : Cash/Tunai, Pembayaran cash keras jarak waktunya sekitar 1 tahun setelah terjadi kesepakatan jaul beli. Inhouse/Cash bertahap, cara pembayaran cicilan ke developer dengan jangka waktu singkat misal 5 tahun. KPR, pembayaran sistem kredit dengan jangka waktu lebih panjang sampai dengan 25 tahun.