BPS Rampungkan Validasi Data Bencana Sumatera, 27.173 Keluarga Terima Bantuan Rumah

Anggie Ariesta, Jurnalis
Kamis 12 Februari 2026 09:47 WIB
Bencana Sumatera, 27.173 Keluarga Terima Bantuan Rumah (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) resmi merilis hasil pemadanan data calon penerima bantuan stimulan rumah rusak akibat bencana di wilayah Sumatera. Dari proses verifikasi ketat, sebanyak 27.173 keluarga dinyatakan valid dan menjadi prioritas utama untuk menerima bantuan perbaikan hunian.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari pembentukan Data Tunggal Bencana Sumatera demi memastikan pemulihan pascabencana berjalan cepat dan transparan. Hingga kini, BPS telah menuntaskan pemadanan data di 46 dari 52 kabupaten/kota terdampak.

“BPS bertugas mengelola data, termasuk membangun data tunggal bencana melalui pendataan, pemutakhiran, integrasi, interoperabilitas, dan pemanfaatan data lintas kementerian dan lembaga agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran,” ujar Amalia dalam konferensi pers di Jakarta dikutip Kamis (12/2/2026).

BPS melakukan penyaringan ketat terhadap 115.417 data awal yang masuk. Dalam proses tersebut, ditemukan ribuan data bermasalah, mulai dari NIK kosong, format NIK yang salah, hingga data ganda.

Setelah dipadankan dengan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), tersaring 90.066 keluarga unik yang diusulkan melalui Surat Keputusan (SK) kepala daerah.

Khusus untuk 25 kabupaten/kota yang datanya telah divalidasi oleh tiga pihak (Kepala Daerah, Kejari, dan Kapolres), teridentifikasi 28.259 keluarga unik, di mana 27.173 di antaranya sudah terverifikasi tingkat kerusakannya.

Secara rinci, 12.619 keluarga (46,44 persen) mengalami kerusakan ringan, 5.501 keluarga (20,24 persen) mengalami kerusakan sedang, 6.942 keluarga (25,55 persen) mengalami kerusakan berat. 

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya