JAKARTA - Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan harga beras dan Minyakita stabil selama Ramadhan dan Lebaran. Kepastian ini disampaikan usai dilakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Minggu dan Pasar Jatinegara pada Jum'at (20/2/2026).
Ahmad Rizal menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan di dua pasar tersebut, secara umum stok bahan pokok tersedia dalam jumlah cukup dan harga relatif stabil. Tak hanya beras dan Minyakita, cabai, bawang, tepung terigu, daging, dan gula juga dalam kondisi aman.
“Alhamdulillah untuk beras dalam keadaan stabil dan kondusif. Sinergi antara produsen, pengecer, dan Satgas Pangan terus kami perkuat agar harga tetap terjaga selama Ramadhan hingga Lebaran nanti,” ujar Ahmad Rizal.
Untuk komoditas beras, baik medium maupun premium, Ahmad Rizal menyatakan harga di lapangan masih sesuai ketentuan pemerintah. Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium berada di angka Rp13.500 per kilogram, beras SPHP Rp12.500 per kilogram, dan beras premium Rp14.900 per kilogram.
Sementara Minyakita, distribusi diklaim berjalan sesuai ketentuan terbaru pemerintah terkait skema Domestic Market Obligation (DMO) sebesar 35 persen.
Penyaluran kini dilakukan langsung oleh BUMN Pangan, termasuk Bulog tanpa melalui distributor, sehingga distribusi lebih terkendali dan efisien.
"Minyakita ini disalurkan langsung dari gudang BULOG ke pasar-pasar SP2KP dengan harga Rp14.500 per liter dari gudang dan dijual kepada masyarakat sesuai HET Rp15.700 per liter. Skema ini memberikan margin yang wajar bagi pengecer sekaligus menjaga harga tetap stabil di tingkat konsumen," jelasnya.