Ahmad Rizal mengungkap bahwa pihaknya telah mulai menyalurkan Minyakita secara langsung sejak 1 Januari 2026. Saat ini, stok yang disiapkan mencapai 30.000 kiloliter per bulan dan khusus menjelang Lebaran ditingkatkan hingga 70.000 kiloliter guna mengantisipasi lonjakan permintaan.
Untuk stok beras, saat ini telah mencapai sekitar 3,2 juta ton dan terus bertambah melalui program serapan gabah beras petani.
Dalam satu bulan terakhir, tambahan stok tercatat sekitar 100.000 ton. Ketersediaan ini dinilai sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sepanjang Ramadhan dan Lebaran 2026.
(Taufik Fajar)