Rupiah Ditutup Menguat ke Rp16.800 per Dolar AS

Anggie Ariesta, Jurnalis
Rabu 25 Februari 2026 16:16 WIB
Rupiah Hari Ini (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup naik 29 poin atau sekitar 0,17 persen ke level Rp16.800 per dolar AS pada akhir perdagangan Rabu (25/2/2026).

Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, penguatan rupiah ini salah satunya didorong sentimen eksternal yaitu sebelumnya pemerintah AS mulai memberlakukan tarif impor global sementara sebesar 10 persen, dengan Trump berupaya meningkatkan tarif tersebut menjadi 15 persen, sebuah langkah yang telah memicu ketidakpastian atas perdagangan global dan inflasi.

"Tindakan tarif ini menyusul putusan Mahkamah Agung AS pekan lalu yang membatalkan bea masuk besar-besaran yang sebelumnya diberlakukan berdasarkan kekuasaan darurat, mendorong Washington untuk memperkenalkan kembali tarif berdasarkan otoritas hukum alternatif," tulis Ibrahim dalam risetnya.

Ketegangan geopolitik juga tetap menjadi fokus, Wakil Menteri Luar Negeri Iran menyatakan bahwa Teheran siap mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapai kesepakatan dengan AS. Kedua pihak akan mengadakan putaran ketiga pembicaraan pada hari Kamis di Jenewa di tengah meningkatnya ketegangan atas potensi bentrokan militer antara Washington dan Teheran.

Namun, ekspektasi bahwa suku bunga AS akan tetap tinggi. Presiden Federal Reserve Boston, Susan Collins, pada hari Selasa mengatakan bahwa suku bunga kemungkinan akan tetap tidak berubah "untuk beberapa waktu" karena data ekonomi terbaru menunjukkan perbaikan di pasar tenaga kerja, sementara risiko inflasi tetap ada, menurut Bloomberg.

Ketua Federal Reserve Chicago, Austan Goolsbee, menolak ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter, dengan alasan suku bunga harus tetap tidak berubah karena inflasi masih di atas mandat 2 persen Fed. Ketua Federal Reserve Atlanta, Raphael Bostic, menggemakan sikap tersebut, menggarisbawahi perlunya menjaga inflasi tetap menjadi fokus utama.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya