Genap Satu Tahun, Bank Emas Pegadaian Siap Menata Masa Depan Investasi Emas Indonesia

Anindita Trinoviana, Jurnalis
Kamis 26 Februari 2026 20:18 WIB
Peresmian Layanan Bank Emas Pegadaian satu tahun lalu menjadi sejarah baru dalam industri keuangan Indonesia. (Foto: dok Pegadaian)
Share :

Hanya berselang satu bulan setelah diresmikan, animo masyarakat meledak. Tercatat pada 26 Maret 2025, produk Deposito Emas Pegadaian telah mencapai angka kelolaan 800 kg, sebuah bukti kepercayaan tinggi publik terhadap Pegadaian.

Kinerja tersebut terus meningkat seiring semakin lengkapnya produk layanan Bank Emas Pegadaian, hingga Februari 2026 tercatat total kelolaan emas Pegadaian mencapai 40,51 ton, sementara Outstanding Cicil Emas mencapai 7,37 ton.

Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian Selfie Dewiyanti menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masyarakat atas antusiasmenya terhadap produk dan layanan emas di Pegadaian. 

“Hingga Februari 2026, transaksi dan kelolaan Bank Emas Pegadaian mencapai lebih dari 40,51 ton, terdiri dari produk Tabungan Emas, Deposito Emas, Titipan Emas Korporasi, Pinjaman Modal Kerja Emas, dan juga Perdagangan Emas. Sementara itu, Outstanding Cicil Emas juga menunjukkan angka yang luar biasa yaitu mencapai 7,37 ton,” ujarnya.

Pegadaian memahami bahwa masa depan emas adalah digital. Pada 10 Oktober 2025, aplikasi Tring! by Pegadaian diluncurkan dengan jargon "Urusan Emas Jadi Mudah dan Cepat #MulaiDariTring!". Aplikasi ini menjadi gerbang utama bagi generasi muda untuk mulai berinvestasi emas dengan cara yang sangat simple.

Tak berhenti di sana, Pegadaian turut memperkuat posisi Indonesia di peta emas global melalui Bullion Connect 2025 yang digelar pada 12 November 2025 di Pegadaian Tower. Forum strategis bertema "Linking Mines to Markets"  ini mempertemukan World Gold Council, regulator, dan pelaku industri untuk menyelaraskan visi emas Indonesia ke masa depan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya