“Karena itu, Idulfitri selalu diiringi dengan tradisi yang sangat indah, saling memaafkan. Di Indonesia, kita mengenal istilah halalbihalal, ini bukan sekadar budaya, ini adalah ijtihad sosial ulama Nusantara untuk memperkuat ukhuwah karena Islam mengajarkan bahwa persaudaraan adalah fondasi masyarakat,” jelasnya.
“Allah berfirman, sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara. Tema kita hari ini adalah merajut silaturahim dalam simfoni kemenangan, silaturahim bukan sekadar kunjungan, silaturahim adalah modal sosial peradaban,” beber Ma’ruf.
Dia juga menyinggung tentang silaturahim yang merupakan salah satu bentuk memperkuat persaudaraan, khususnya di masa Lebaran 1447 H/2026. Sebagaimana yang disabdakan Rasulullah SAW tentang menyambung tali silaturahim pada sesama.
“Rasulullah bersabda, barang siapa yang dilapangkan rezekinya, dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung silaturahim. Para ulama menjelaskan, silaturahim melahirkan kepercayaan, kepercayaan melahirkan kerja sama, dan kerja sama melahirkan kemajuan. Karena itu Ibn Khaldun berkata, keadilan adalah fondasi peradaban, tetapi keadilan tidak akan lahir jika masyarakat terpecah belah,” katanya.
(Feby Novalius)