“Dan kebutuhan pokok kita seperti beras, kemudian minyak, cabai, dan lain-lain tercukupi. Jadi saya kira semua bagus, pasokan tercukupi, dan kami akan terus memantau kebutuhan pokok sehari-hari,” tambahnya.
Pemerintah, lanjutnya, terus memantau perkembangan harga melalui sistem pemantauan berbasis digital. Menurutnya, pemerintah tidak hanya memantau pasar secara langsung, tetapi juga melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP).
“Jadi kami memang tidak hanya memantau ke pasar langsung, tetapi seperti sering saya sampaikan, kita punya SP2KP. Secara fisik, tim pusat mungkin tidak bisa ke pasar, tetapi teman-teman di daerah melalui kontributor kami memantau sekitar 550 titik pasar di 514 kabupaten/kota,” ungkap Budi.
(Feby Novalius)