Dia menambahkan, penataan juga akan menyasar keterlibatan BUMN lain di sektor perkeretaapian, termasuk hubungan terkait PT Bukit Asam. Hal ini dilakukan agar hasil yang dicapai benar-benar tuntas dan tidak hanya selesai di permukaan.
Pihaknya tengah mencermati keterlibatan setiap perusahaan secara rinci. Proses ini merupakan bagian dari upaya menata ulang posisi BUMN agar lebih rapi dan tidak mencampuradukkan berbagai bidang industri yang berbeda.
“Pasti teman-teman tahu, misalnya ada WIKA di sini, ada juga keterlibatan dengan kereta api dan Bukit Asam. Ini kita bereskan, rapikan. Kita ingin semua yang kita kerjakan benar-benar tuntas,” jelas dia.
(Feby Novalius)