Amran menyebutkan bahwa angka 4,9 juta ton yang saat ini telah dikantongi merupakan stok cadangan beras pemerintah (CBP) tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia. Peningkatan ini sangat kontras jika dibandingkan dengan periode puncak El Nino sebelumnya.
Data Bapanas menunjukkan stok CBP saat ini melejit hingga 221,7 persen dibandingkan September 2023 yang kala itu hanya berada di angka 1,52 juta ton. Penguatan stok ini merupakan langkah preventif pemerintah dalam menghadapi ancaman anomali cuaca.
"El Nino kita sudah hitung. El Nino sekarang ada Godzilla, itu (kemungkinan) 6 bulan. Kita sudah pengalaman, sudah dua kali El Nino. (Tahun) 2015, 2023, 2024. (Sekarang) kita sudah siapkan lebih awal. Jadi insya Allah aman," kata Amran.
Dengan cadangan yang melimpah dan persiapan yang lebih matang, pemerintah optimistis dapat menjaga stabilitas harga dan pasokan di tingkat masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan ketahanan pangan yang tangguh di kawasan.
(Taufik Fajar)