Sekadar informasi, pada kuartal I tahun 2026 (Januari–Maret), Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM mencatat realisasi investasi sebesar Rp498,8 triliun, setara dengan 24,4 persen dari target tahunan 2026 sebesar Rp2.041,3 triliun. Angka ini tumbuh 7,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year) dari Rp465,2 triliun, dan naik tipis 41,5 persen secara kuartalan (quarter-on-quarter) dari Rp496,9 triliun.
Singapura menjadi negara asal investasi asing terbesar dengan USD4,6 miliar, jauh melampaui negara lainnya. Di belakangnya terdapat Hongkong (RRT) dengan USD2,7 miliar, Republik Rakyat Tiongkok USD2,2 miliar, Amerika Serikat USD1,3 miliar, dan Jepang USD1,0 miliar.
(Dani Jumadil Akhir)