Tahun 2020 menjadi ujian terberat sekaligus titik balik. "Dulu dari awal berdiri saya tuh termasuk UMKM yang kurang melek teknologi. Kita tidak go online pada saat itu, makanya kita kehajar di COVID 2020," ujar Irene jujur.
Di tengah krisis tersebut, ia memutuskan untuk bangkit kembali dengan membenahi sistem bisnisnya secara total dengan bimbingan Rumah BUMN. Mulai dari membangun website resmi, mengoptimalkan Instagram, hingga merambah platform e-commerce.
"Dukungannya nyata, kami tidak hanya diajarkan upgrade ilmu, tapi juga benar-benar dibimbing dan didengarkan apa yang kami butuhkan," tuturnya.
Dukungan BRI lebih dari sekadar teori digital. Cokelatin dilibatkan secara aktif dalam berbagai program BRI, seperti pelatihan BRI UMKM EXPO(RT) Brilianpreneur setiap tahunnya. Pendampingan ini juga mencakup pameran rutin di BRI Pusat yang membantu memperkuat branding di pasar lokal.
Puncaknya terjadi pada 2022, saat BRI memfasilitasi Cokelatin untuk tampil di pameran internasional Specialty Coffee Expo di Boston, Amerika Serikat. "Momen itu jadi batu loncatan luar biasa. Di sana kami berhasil mendapatkan pembeli dan mulai mengirim barang ekspor," ucap Irene bangga