JAKARTA - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara buka suara soal pembelian sebagian saham aplikasi ojek online (ojol) yang dilontarkan oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.
Melalui pernyataan resmi yang dibagikan oleh Tim Komunikasi Danantara, bahwa pihaknya akan mengevaluasi berbagai macam peluang yang berdampak luas terhadap sosial dan ekonomi masyarakat.
"Danantara Indonesia secara berkelanjutan mengevaluasi beragam peluang untuk melaksanakan mandat kami untuk memberikan dampak sosial-ekonomi yang bermakna bagi Indonesia," ujar Tim Komunikasi Danantara Indonesia dikutip Senin (4/6/2026).
Danantara memastikan bahwa pihaknya akan tetap menilai berbagai peluang seperti kemungkinan berinvestasi di aplikasi ojol. Namun keputusan investasi tersebut dipastikan sesuai dengan analisa dampak jangka panjang.
"Kami tetap disiplin dalam menilai peluang berdasarkan kesesuaian strategis, fundamental, profil risk-return, dan penciptaan nilai jangka panjang, sesuai dengan tahapan investasi yang telah kami tetapkan," lanjutnya.