Rupiah Anjlok Rp18.000, RI-Filipina Sepakati Skema Barter untuk Hindari Dolar AS

Rohman Wibowo, Jurnalis
Kamis 04 Juni 2026 15:59 WIB
Mendag (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Menteri Perdagangan Budi Santoso mengupayakan peningkatan kinerja neraca perdagangan melalui skema barter dengan negara lain. Terkini, pengusaha atau importir asal Filipina dibidik untuk menampung produk dalam negeri.

Budi mencermati nilai tukar mata uang Filipina ke Dolar Amerika Serikat yang juga turut melemah. Sehingga, mekanisme perdagangan secara barter dianggap sebagai alternatif menggenjot neraca dagang.

"Ya nanti tanggal 12 (Juni), kami (akan) bertemu dengan pengusaha Filipina. Jadi waktu kemarin waktu momen acara ASEAN, kami bertemu salah satu pengusaha dan mereka impor barang Indonesia selama ini," kata Mendag Budi saat ditemui di kantor Kemendag, Kamis (4/6/2026).

Kerja sama perdagangan secara barter antara kedua negara ini dikatakan Budi sudah cukup serius. Perkembangan terakhir menunggu keabsahan kontrak kedua belah pihak.

"Sudah kami carikan buyer-nya, setelah bertemu, nanti tanggal, kita akan tanda tangan kontrak," ujar Budi yang enggan menjelaskan komoditas, nilai dagang dan mekanisme barter-nya.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya