Bahlil menjelaskan, uji coba penggunaan B50 sebelumya telah dilakukan pada alat berat, kereta api, kapal, hingga kendaraan bermotor. Dia menargetkan uji coba tersebut rampung pada Juni 2026 sebelum di-launching pada Juli.
Sekadar informasi, B50 adalah campuran bahan bakar diesel atau biosolar yang terdiri dari 50 persen biodiesel nabati (minyak kelapa sawit/CPO) dan 50 persen solar konvensional (fosil). Program ini merupakan kelanjutan dari mandatori bioenergi nasional untuk mengurangi impor BBM, menghemat devisa negara, dan meningkatkan penyerapan hasil sawit domestik.
(Dani Jumadil Akhir)