“Dari sisi sentimen, beberapa waktu lalu MSCI sudah mengeluarkan pengumuman awal bahwa Indonesia masih berada di emerging market dengan beberapa catatan yang perlu dicermati. Ditambah adanya perjanjian perdamaian AS-Iran yang membuat harga minyak dunia cenderung turun, masih menjadi sentimen positif bagi IHSG,” jelas dia.
Kendati dibayangi sejumlah sentimen positif, Herditya mengingatkan pelaku pasar untuk tetap waspada mengingat pasar saham dalam negeri belum sepenuhnya lepas dari tekanan aksi jual investor asing.
“Meskipun di sisi lain arus keluar (outflow) masih membayangi IHSG,” pungkasnya.
(Feby Novalius)