7. Mentan soroti ketimpangan keuntungan di industri beras
Amran menjelaskan nilai produksi padi nasional mencapai sekitar Rp537 triliun dengan produksi beras sebesar 34,69 juta ton.
Namun, menurutnya, distribusi keuntungan di sepanjang rantai pasok belum merata. Pendapatan rumah tangga petani rata-rata hanya sekitar Rp1,87 juta, sementara pelaku usaha penggilingan atau rice milling unit (RMU) memperoleh porsi nilai ekonomi yang jauh lebih besar.
8. Pemerintah menyebut dugaan pelanggaran terjadi di seluruh rantai distribusi
Menurut Amran, dugaan pelanggaran tidak hanya menyangkut mutu beras, tetapi juga mencakup pelabelan, penetapan harga, hingga standar produksi beras fortifikasi.
"Mulai labelnya, labelnya penipuan, penjualannya penipuan, harganya penipuan," kata Amran.
Ia menegaskan pemerintah akan menyerahkan proses penegakan hukum kepada aparat yang berwenang untuk menindaklanjuti temuan tersebut.
(Feby Novalius)