Airlangga Dorong Diversifikasi Utang hingga ETF Emas untuk Perkuat Pasar Modal

Rohman Wibowo, Jurnalis
Senin 10 Agustus 2026 17:11 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menekankan upaya memperdalam pasar modal terus diakselerasi pemerintah. (Foto: Okezone.com/IMG)
Share :

Berkaitan dengan target pembiayaan tersebut, otoritas mendorong eksplorasi berbagai sumber penarikan utang baru, salah satunya dengan mengoptimalkan penerbitan instrumen global seperti Panda Bond dan Samurai Bond.

“Jadi kalau ini adalah momentum kita juga untuk diversifikasi daripada pinjaman. Nah ini mungkin beberapa yang bisa didorong selain Panda Bond, tentu Samurai Bond. Jadi kalau kita bisa dorong diversifikasi tentu akan lebih baik,” ungkap Airlangga.

Tingkat keyakinan pelaku pasar terhadap kekokohan kondisi makroekonomi tanah air pun dilaporkan tetap tegar. Seluruh peringkat utang negara tetap bertahan di zona layak investasi (investment grade), tecermin dari penilaian S&P pada level BBB/A-2, Fitch di posisi BBB, Moody’s pada level Baa2, serta indeks R&I dan JCR yang kompak menyematkan BBB+.

Ditambah lagi, instrumen Panda Bond milik pemerintah berhasil mengamankan peringkat tertinggi AAA dari lembaga Lianhe Credit Rating.

Di luar agenda perluasan sumber dana pinjaman, negara turut memicu perumusan variasi produk investasi anyar guna mematangkan infrastruktur pasar modal Indonesia. Inovasi ini diwujudkan melalui perancangan reksa dana bursa (Exchange Traded Fund/ETF) berbasis komoditas emas yang diyakini mampu menambah alternatif portofolio sekaligus memperkuat perputaran uang di pasar sekunder.

Sementara itu, Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menekankan kebijakan Otoritas Jasa Keuangan yang telah menetapkan instrumen bukti kepemilikan emas digital (Electronic Gold Receipt/EGR) sebagai sekuritas yang sah dimasukkan dalam keranjang ETF emas sebagai langkah progresif.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya