Ini Kunci Laba BRI Melonjak 17,5 Persen Jadi Rp31,2 Triliun di Semester I-2026

Anggie Ariesta, Jurnalis
Senin 31 Agustus 2026 10:33 WIB
Ini Kunci Laba BRI Melonjak 17,5 Persen Jadi Rp31,2 Triliun di Semester I-2026 (Foto: BRI)
Share :

JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI meraup laba bersih konsolidasi sebesar Rp31,2 triliun pada semester I-2026, atau tumbuh 17,5 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan buah dari transformasi menyeluruh yang dijalankan secara konsisten oleh manajemen.

Hery menjelaskan bahwa lompatan laba bersih dari posisi Rp26,53 triliun pada semester I-2025 tersebut dibentuk dari fondasi fundamental bisnis yang sehat, efisiensi operasional, digitalisasi, serta penguatan manajemen risiko secara pruden.

"Transformasi ini adalah buah dari hasil kita lakukan dan kita melihat bahwa laba ini merupakan hasil transformasi yang dilakukan secara konsisten sejak manajemen baru hadir di BRI kita sudah mencanangkan transformasi baik dari sisi penguatan bisnis, penguatan budaya efisiensi, digitalisasi maupun pengelolaan manajemen risiko yang tetap kuat," kata Hery dalam Press Conference Pemaparan Kinerja BRI Triwulan II Tahun 2026, Senin (31/8/2026).

Hery menekankan bahwa BRI tidak hanya berfokus mengejar laju pertumbuhan yang cepat, melainkan memastikan bahwa kualitas pertumbuhan tersebut tetap terjaga secara berkelanjutan. Langkah akselerasi pembiayaan pada sektor produktif dan ekonomi kerakyatan tetap berjalan selaras dengan prinsip kehati-hatian (prudential banking).

"Jadi BRI tidak hanya tumbuh lebih cepat tetapi kualitas pertumbuhannya juga semakin baik. Bagi BRI, mendukung program pemerintah dan menjaga kualitas aset bukanlah dua hal yang pertentangan justru keduanya harus berjalan bersama agar pertumbuhan yang kami hasilkan hari ini dapat menjadi pertumbuhan yang berkelanjutan dalam jangka panjang," tegas Hery.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya