Adapun volume JBT Solar untuk 2027 disepakati sebesar 19,561 juta kiloliter (KL), sedangkan volume LPG tabung 3 kg ditetapkan sebesar 8 juta MT.
Di sisi lain, subsidi listrik tahun berjalan ditetapkan sebesar Rp117,84 triliun, sama dengan usulan pemerintah dalam RAPBN 2027. Sementara itu, anggaran subsidi listrik kurang bayar tahun 2025 tetap dialokasikan sebesar Rp12,26 triliun.
Dengan penyesuaian volume LPG 3 kg tersebut, pemerintah kini mendorong diversifikasi penggunaan energi melalui CNG, kompor listrik, jargas, dan infrastruktur transmisi gas. Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan energi masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan pada LPG impor.
(Feby Novalius)