“Tadinya kan kita punya aturan pembelian valas oleh individu per orang per bulan itu 100.000 ya. Ini kan kadang-kadang sering dipersepsikan dan ditulis dengan angle yang berbeda,” ucap Erwin.
“Mungkin dalam kesempatan ini saya juga ingin menyampaikan angle kebijakannya BI. Jadi BI tidak pernah melarang pembelian valas. BI mengatur bahwa pembelian valas yang tidak ada kegiatan ekonominya itu kita batasi,” imbuhnya.
Pengetatan ini ditempuh berdasarkan hasil pemantauan BI yang menunjukkan adanya kecenderungan peningkatan aksi borong dolar AS oleh masyarakat saat nilai tukar rupiah sedang berada dalam tekanan.
“Ini kita lihat kecenderungannya ketika nilai tukar (rupiah) tertekan, itu ini (dolar AS) meningkat pembeliannya,” kata Erwin.
Oleh karena itu, penyesuaian threshold secara bertahap menjadi bagian penting dari pengelolaan permintaan valas di pasar domestik.