5 Fakta Prabowo Reshuffle Kabinet Menteri dan Wamen Ekonomi, Ada yang Rangkap Jabatan

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Sabtu 03 Oktober 2026 07:01 WIB
5 Fakta Prabowo Reshuffle Kabinet Menteri dan Wamen Ekonomi, Ada yang Rangkap Jabatan (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih pada 1 dan 2 Oktober 2026. Terhitung, Prabowo sudah melakukan delapan kali reshuffle Kabinet Merah Putih sejak pertama pada 19 Februari 2025.

Pada reshuffle Kabinet Merah Putih yang ketujuh atau pada 1 Oktober 2026, terdapat 18 pejabat baru yang dilantik di Istana Negara. Prabowo juga merombak besar-besaran susunan menteri dan wakil menteri (wamen) bidang ekonomi. Bahkan ada yang merangkap jabatan.

Sementara, reshuffle Kabinet Merah Putih yang kedelapan pada 2 Oktober dengan mengganti Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI serta melantik 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Berikut ini Okezone rangkum fakta-fakta Prabowo reshuffle kabinet menteri dan wamen ekonomi, Jakarta, Sabtu (3/10/2026).

1. Pergantian Menperin hingga Lantik 2 Wamenkeu

Muhammad Sarmuji resmi menduduki posisi Menteri Perindustrian (Menperin) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto. Sarmuji menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita.

Selain itu, Prabowo juga resmi melantik Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu). Keduanya melengkapi jajaran pimpinan Kementerian Keuangan untuk mendampingi Menteri Keuangan Suahasil Nazara serta Wamenkeu Juda Agung.

2. Suahasil Sambut 2 Wamenkeu Baru

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan rasa syukur atas bergabungnya dua pejabat baru yang akan melengkapi struktur pimpinan di Kemenkeu. Dengan pelantikan ini, Kemenkeu kini resmi kembali diperkuat oleh tiga orang Wakil Menteri Keuangan.

"Kita mensyukuri bahwa kita baru saja kembali dari istana dan Bapak Presiden telah melantik dua Wakil Menteri Keuangan yang baru. Dan bersama-sama dengan Wakil Menteri Keuangan, Pak Juda Agung," ujar Suahasil dalam sambutannya di Kantor Kemenkeu, Kamis (1/10/2026).

Suahasil menegaskan bahwa hadirnya formasi lengkap tiga Wamenkeu ini akan menjadi kekuatan tambahan dalam mengawal dan memimpin tata kelola keuangan negara ke depan.

"Jadi kita baru saja menyaksikan Presiden melantik dua Wakil Menteri Keuangan yang baru. Dan kami, saya hadir dan sekarang Wakil Menteri Keuangan kembali ke formasi tiga Wakil Menteri Keuangan yang akan bersama-sama. Yang akan bersama-sama dengan saya, memimpin Kementerian Keuangan," ungkap Suahasil.

 

3. Bahlil Rangkap Jabatan

Presiden Prabowo Subianto menunjuk Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Penunjukan tersebut juga menambah tugas Bahlil yang juga rangkap jabatan sebagai Menteri ESDM. Sebab agenda hilirisasi maupun transisi energi memerlukan koordinasi lintas instansi dan pemangku kepentingan. 

Bahlil mengaku tidak ada rencana maupun target kinerja dalam 3 bulan. Sebab setiap pekerjaan, baik posisinya sebagai Menko maupun Menteri ESDM, dikerjakan setiap hari. 

"Saya selalu bekerja tiap hari, bukan per 3 bulan ya, tiap hari, tiap hari, jadi saya kerja, berpikir, kerja, berpikir, berpikir, kerja. Demikian, terima kasih," kata Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Kamis (1/9/2026).

Bahlil mengatakan penugasan baru tersebut merupakan bentuk panggilan pengabdian kepada Indonesia. Dia menegaskan akan menjalankan tugas dengan totalitas, baik sebagai Menko maupun Menteri ESDM.

"Secara kebetulan kami ditugaskan oleh Bapak Presiden untuk mendapat tugas amanah baru. Selain menjadi Menteri ESDM, saya juga merangkap menjadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi," tambah Bahlil. 

4. Alasan Prabowo Bentuk Menko Hilirisasi dan Transisi Energi

Bahlil Lahadalia mengungkap alasan Presiden Prabowo Subianto membentuk Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. 

Menurut Bahlil, agenda hilirisasi dan transisi energi dinilai semakin penting di tengah ketidakpastian geopolitik dan dinamika ekonomi global. Sebab kondisi geopolitik menentukan nasib ketahan negara baik dari sisi pengelola fiskal maupun perekonomian masyarakat. 

"Kedua kenapa ini penting, kita tahu bahwa dalam kondisi geopolitik yang tidak menentu dan konstelasi dinamika ekonomi dunia juga yang menuntut untuk terjadinya energi yang bersih," ujar Bahlil.

Menurut dia, transisi energi sudah menjadi komitmen pemerintah karena menjadi bagian dari komitmen Indonesia terhadap kesepakatan global dalam Paris Agreement untuk menurunkan emisi karbon. 

"Maka Bapak Presiden memandang penting untuk program-program prioritas terkait dengan hilirisasi, terkait dengan transisi energi sebagai komitmen global dari Paris Agreement," katanya.

 

5. Daftar Reshuffle Kabinet Menteri dan Pejabat yang Dilantik Prabowo

Pada 1 Oktober 2026, terdapat 18 menteri dan pejabat yang dilantik Prabowo. Berikut daftarnya

Menteri Koordinator (Menko) & Menteri

- Menko Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia
- Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Sugiono
- Menko Politik dan Keamanan (Polkam) Dudung Abdurachman
- Menteri Luar Negeri (Menlu) Arrmanatha Nasir
- Menteri Perindustrian (Menperin) M Sarmuji

Wakil Menteri Koordinator & Wakil Menteri

- Wamenko Perekonomian Drajat Hari Wibowo
- Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Luky Alfirman 
- Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Nurkholish Ibnu Amman
- Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Muhamad Soleh Mustofa
- Wamen KKP Irwan Meilano

Kepala & Wakil Kepala Badan / Lembaga

- Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Listyo Sigit Prabowo
- Kepala Badan Reforma Agraria Nasional Dedi Prasetyo
- Wakil Kepala Badan Otorita Pantai Utara Jawa Fadil Imran
- Wakil BPKP Arianto Wibowo 

Ombudsman

- Ketua Nuzran Joher
- Anggota Radian Syam

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri)

- Kapolri Suyudi Ario Seto
- Wakapolri Wahyu Hadiningrat

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya