Terakhir, Yandri menggarisbawahi pentingnya media massa resmi di tengah pesatnya arus informasi di media sosial saat ini. Media massa resmi dinilai menjadi rujukan utama masyarakat dalam mendapatkan informasi yang benar dan edukatif.
“Di tengah arus media sosial yang hiruk-pikuk tidak karuan sekarang, kami menganggap penting sekali peran media mainstream yang bisa menyampaikan sebagai literasi buat masyarakat, menyadur, menyalurkan, dan menjadi pedoman sebuah berita yang benar," tutur Yandri.
Sementara itu, Wakil Direktur Utama & Direktur Pemberitaan iNews Media Group, Syafril Nasution mengungkapkan bahwa pihaknya sangat senang dan menyambut kunjungan serta kerjasama dengan Kemendes PDT.
“Tentunya kami senang sekali dari Pak Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Pak Menteri Yandri Susanto hadir, kami juga ingin bagaimana bisa berkolaborasi dengan kementerian Bapak,” ungkap Syafril.
Menurutnya, Kemendes PDT merupakan satu kementerian yang strategis terutama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui kemajuan di tingkat desa.
“Tentunya ini kan tadi sudah kita ngobrol-ngobrol bahwa kementerian ini paling strategis. Mungkin apalagi dalam rencana pemerintah untuk menghadapi 100 tahun Indonesia pada tahun 2045 nanti kalau desa-desanya itu bisa melampaui, tentunya capaian Indonesia Emas itu tidak dapat dibantah lagi,” lanjut dia.
Terkait peran iNews Media Group dan Octahelix pembangunan desa, Syafril menuturkan bahwa iNews memiliki penonton yang paling besar se-Indonesia. Bahkan per September tahun ini, jumlah penonton sudah mencapai 205,5 juta.
“Secara garis besar, kami ini bisa dikatakan saat ini hasil hitungan daripada suatu konsultan, kami yang terbesar untuk views-nya se-Indonesia. Jadi kalau dibandingkan dengan media lain, cukup besar di sini. Kalau kita lihat total September aja kami itu ada 205,5 juta,” jelas Syafril.
Maka dari itu, iNews Media Group bisa menjadi sarana media dalam konsep Octahelix yang diusung Kemendes PDT dalam memajukan desa.
Pertemuan tersebut pun diakhiri dengan pemberian plakat dari iNews Media Group kepada Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, begitupun sebaliknya. Kemudian seluruh jajaran iNews Media Group serta Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal melakukan sesi foto bersama sebagai dokumentasi dan kenang-kenangan atas kunjungan yang telah dilakukan.
(Taufik Fajar)