Kejar Target Ekonomi 8 Persen, Ini Strategi Menperin Sarmuji

Rohman Wibowo, Jurnalis
Kamis 08 Oktober 2026 08:45 WIB
Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji Soal Kerja Target Pertumbuhan 8 Persen. (Foto: Okezone.com/Kemenperin)
Share :

JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkuat sektor manufaktur domestik untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen pada 2029, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menegaskan bahwa klaster industri kimia, farmasi, dan tekstil (IKFT) memiliki peran penting dalam menciptakan nilai tambah, meningkatkan ekspor, menarik investasi baru, serta menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

Untuk merealisasikan sasaran tersebut, Produk Domestik Bruto (PDB) nasional ditargetkan bertambah Rp7.674 triliun sepanjang 2026–2029. PDB diproyeksikan meningkat dari Rp23.312 triliun pada 2025 menjadi Rp30.986 triliun pada 2029.

Pada periode yang sama, pertumbuhan sektor IKFT ditargetkan mencapai 7,85 persen pada 2029. Kontribusi sektor tersebut terhadap PDB nasional ditargetkan sebesar 4,35 persen, sedangkan porsi ekspornya ditargetkan mencapai 18,66 persen.

Kinerja Industri IKFT Mulai Menunjukkan Penguatan

Sinyal positif terlihat dari kinerja sektor IKFT. Pada triwulan II 2026, industri tekstil dan pakaian jadi tumbuh 6,36 persen. Sementara itu, industri kulit, barang dari kulit, dan alas kaki tumbuh lebih tinggi, yakni 11,30 persen.

Dari sisi perdagangan luar negeri, nilai ekspor sektor IKFT sepanjang Januari–Juli 2026 mencapai USD34,2 miliar. Nilai tersebut lebih tinggi dibandingkan impor yang tercatat sebesar USD32,75 miliar sehingga sektor tersebut membukukan surplus perdagangan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya