Menurutnya, harga telur perlu dijaga agar tetap memberikan ruang bagi peternak sekaligus tidak membebani konsumen. Dia mengingatkan harga yang terlalu rendah dapat membuat peternak kesulitan menutup biaya produksi, terutama pembelian pakan.
"Jangan sampai harga terlalu rendah nanti peternak tutup. Kalau peternak tutup ya telur enggak ada, justru telur langka dan telur menjadi mahal," kata Budi.
Dia menjelaskan harga acuan telur sebesar Rp30.000 per kg telah ditetapkan dengan memperhitungkan biaya produksi, distribusi, serta keterjangkauan harga bagi masyarakat.
(Taufik Fajar)