JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Selasa (13/10/2026). IHSG turun 10,17 poin atau 0,17 persen ke level 5.925.
Pada penutupan perdagangan, sebanyak 351 saham menguat, 308 saham melemah, dan 304 saham stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp10,5 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 33,1 miliar saham.
Sejumlah indeks saham lainnya bergerak bervariasi. Indeks LQ45 melemah 0,29 persen ke level 589, indeks JII menguat 0,05 persen ke level 353, indeks IDX30 turun 0,44 persen ke level 328, dan indeks MNC36 melemah 0,34 persen ke level 260.
Sementara itu, mayoritas indeks sektoral yang tercatat menguat meliputi energi, konsumen non-siklikal, infrastruktur, properti, bahan baku, industri, transportasi, dan kesehatan. Sebaliknya, sektor konsumen siklikal, keuangan, dan teknologi mengalami pelemahan.
Saham PT Griptha Putra Persada Tbk (GRPH) memimpin daftar saham dengan kenaikan tertinggi (top gainers), yakni sebesar 34,15 persen ke level Rp110. Posisi berikutnya ditempati PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (SBMA) yang naik 29,73 persen ke level Rp144, serta PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) yang menguat 28,48 persen ke level Rp194.
Adapun saham dengan penurunan terdalam (top losers) meliputi Reksa Dana Batavia Smart Liquid ETF yang turun 15 persen ke level Rp425, PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) yang melemah 14,71 persen ke level Rp29, serta PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) yang turun 14,71 persen ke level Rp116.
(Feby Novalius)