JAKARTA – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie mendorong dunia usaha meningkatkan investasi untuk mendukung target penanaman modal nasional sebesar Rp2.300 triliun pada 2027. Kadin juga menargetkan penguatan perannya sebagai mitra strategis pemerintah seiring revisi Undang-Undang Kadin.
"Danantara merupakan engine of growth untuk mencari mitra di dalam maupun luar negeri. Kadin di bidang investasi, hilirisasi, dan transisi energi harus mendorong investasi agar tumbuh dari Rp2.000 triliun menjadi Rp2.300 triliun pada tahun depan," kata Anindya dalam Rapat Koordinasi Nasional Kadin di Jakarta, Selasa (13/10/2026).
Anindya meminta pelaku usaha tetap optimistis dengan mempertimbangkan risiko di tengah ketidakpastian ekonomi global. Menurut dia, sejumlah proyek investasi di daerah masih menunjukkan perkembangan positif meskipun pasar global menghadapi gejolak.
Ia mencontohkan proyek Bintan Alumina yang dikunjunginya sekitar enam bulan lalu. Saat itu, investor asal China tetap melanjutkan penanaman modal meskipun kondisi pasar global bergejolak.
Peluang investasi juga terlihat di kawasan industri Weda Bay setelah kunjungan kerja Presiden. Menurut Anindya, dukungan kebijakan yang memadai berpotensi mendorong tambahan investasi sebesar 5 miliar hingga 10 miliar dolar AS.