Akhir Tahun, Jambu Produksi PTPN VIII Banjiri Pasar Lokal

Hendra Kusuma, Jurnalis · Senin 10 Februari 2014 17:27 WIB
https: img.okezone.com content 2014 02 10 320 938535 hr9mfy6Qhn.jpg Ilustrasi: (Foto: Reuters)

JAKARTA - Indonesia merupakan salah satu negara yang dibanjiri dengan banyak sumber daya alam yang sangat melimpah. Salah satunya untuk penanaman buah-buahan.

Indonesia terbilang sangat mudah, karena varian buah yang ditanam di Indonesia banyak. Salah satunya buah jambu. Namun, cara pengolahan yang tidak maksimal menjadi salah satu penyebab Indonesia masih melakukan impor.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan bahwa akhir tahun ini akan membanjiri pasar buah lokal dengan hasil panen dari PTPN VIII. Dengan begitu, impor yang dilakukan Indonesia akan mengalami pengurangan.

"Targetnya kalau panen nanti kita akan banjiri pasar lokal dulu, dengan begitu brarti sudah mengurangi impor," kata Dahlan di Jakarta, Senin (10/2/2014).

Dahlan menjelaskan, membanjiri pasar buah lokal baru dapat dilakukan pada akhir-akhir tahun 2014. Sebab, jambu citra hasil tanam PTPN VIII baru bisa dipanen pada November 2014. Adapun, kelebihan jambu citra adalah memiliki bentuk yang lebih besar.

Lanjut Dahlan, dirinya menyebutkan pemikiran masyarakat akan pertumbuhan buah jambu salah. Sebab, selama ini masyarakat menilai jikalau jambu yang tumbuh satu gerombolan dalam satu tangkai itu bagus, namun faktanya itu justru merupakan pertumbuhan yang tidak bagus.

"Nanti itu, yang citra satu grombolan cuma ada dua atau tiga saja," tambahnya.

Sementara itu, Mantan Dirut PLN ini mengungkapkan, keterbiasaan Indonesia melakukan impor akan segera berbanding terbalik pada 2015. Saat ini, Indonesia melakukan impor dari Thailand.

"Nanti akhir tahun kita bisa penuhi itu sendiri, setelah banjiri pasar lokal, nanti baru akan kita ekspor, tahun 2015 lah bisa ekspor," pungkasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini