Sengketa Lahan Megamendung, Isi Somasi PTPN Minta Pengosongan Lahan 7 Hektare

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 28 Desember 2020 08:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 28 470 2334745 sengketa-lahan-megamendung-isi-somasi-ptpn-minta-pengosongan-lahan-7-hektare-RrMOFCOr9s.jpeg Sengketa Lahan Pondok Pesantren Alam Agrokultur. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Lahan Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah, di kawasan Megamendung, Bogor, Jawa Barat menjadi polemik. PT Perkebunan Nusantara VIII (Persero) atau PTPN VIII pun melayangkan surat somasi kepada pengurus pondok pesantren tersebut.

Sekretaris Perusahaan PTPN VIII Naning DT mengatakan, surat somasi diberikan kepada seluruh okupan di wilayah Perkebunan Gunung Mas, Puncak, Kabupaten Bogor yang menjadi lahan PTPN VIII.

Baca Juga: Polemik Lahan PTPN dengan Markaz Syariah FPI, Menteri BUMN Turun Tangan

Perkebunan Nusantara VIII mengungkapkan bahwa Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah dibangun tanpa izin dan persetujuan perusahaan sejak 2013.

"Kami tegaskan bahwa lahan yang saudara kuasai tersebut merupakan aset PT Perkebunan Nusantara VII berdasarkan sertifikat HGU Nomor 299 tanggal 4 Juli 2008," tulis surat somasi tersebut.

Baca Juga: PTPN Akui Markaz Syariah Rizieq Shihab Dibangun di Tanah Milik Perusahaan

Tindakan saudara tersebut merupakan tindak pidana penggelapan hak atas barang tidak bergerak, larangan pemakaian tanah tanpa izin yang berhak atau kuasanya dan atau pemindahan sebagaimana yang diatur dalam pasal 385 KUHP, Perpu Nomor 51 Tahun 1960 dan atau Pasal 480 KUHP.

Berdasarkan hal tersebut, dengan ini kami memberikan kesempatan terakhir serta memperingatkan saudara untuk segera menyerahkan lahan tersebut kepada PT Perkebunan Nusantara VIII selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja terhitung sejak diterima surat ini. Apabila dalam waktu 7 (tujuh) hari kerja terhitung sejak diterima surat ini saudara tidak menindaklanjuti maka kami akan melaporkan ke kepolisian cq. Kepolisian Darah Jawa Barat.

Demikian surat somasi ini disampaikan, atas perhatian dan pengertian diucapkan terima kasih.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini