Mantan Anggota Komisi VII DPR, Bobby Rizaldi mengatakan, dari sisi ketahanan nasional, wacana pemerintah untuk menunjuk salah satu BUMN dalam menjalankan bisnis gas perlu dikaji kembali.
"Menurut saya ada tiga hal yang perlu dipertimbangkan oleh Pemerintah," kata Bobby di Warung Daun, Jakarta, Rabu (10/12/2014).
Menurutnya, ada dua BUMN yang sudah mempunyai infrastruktur jaringan dan distribusi masing-masing sekaligus memiliki pasarnya. Kedua, baik Pertamina dan PGN, memiliki sumber gas yang berbeda-beda dari hulunya.
"Yang mana bila disatukan atau di-konsolidasi dalam satu entitas, malah menjadi tidak efisien, karena perbedaan struktur biayanya," jelas dia.