Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Respons Jokowi saat Rupiah Anjlok ke Rp13.000

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Senin, 09 Maret 2015 |13:55 WIB
Respons Jokowi saat Rupiah Anjlok ke Rp13.000
Ilustrasi: Okezone
A
A
A

LHOKSEUMAWE - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pelemahan nilai tukar Rupiah disikapi secara tenang. Tercatat, mata uang Garuda ini kembali menembus Rp13.055 per USD.

"Kita waspada tapi tetap tenang saja," tegas Jokowi di Lhokseumawe, Aceh, Senin (9/3/2015).

Diakui Jokowi, pelemahan nilai tukar Rupiah ini dikarenakan faktor global, karena semua negara mengalami hal yang sama. Tetapi pemerintah dan Bank Indonesia (BI) terus memantau pergerakan Rupiah.

 

"Kita selalu bertemu dengan gubernur BI untuk mengantisipasi ini," sebut Jokowi.

Menurut Jokowi, pelemahan ini juga bukan karena faktor fundamental dalam negeri yang buruk. Bahkan, Jokowi membanggakan mengenai fundamental ekonomi RI sudah baik.

"Sudah saya sampaikan fundamental ekonomi kita baik, inflasi sangat rendah bahkan Januari kemarin deflasi. Yang kedua, IHSG naik, yang ketiga pasar obligasi naik. Ini kan karena faktor global faktor eksternal dan semua negara mengalami," tukasnya.

(Rizkie Fauzian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement