Kicauan Hatta di Twitter Soal Tudingan Faisal Basri

Rachmad Faisal Harahap, Jurnalis · Selasa 26 Mei 2015 10:34 WIB
https: img.okezone.com content 2015 05 26 19 1155290 kicauan-hatta-di-twitter-soal-tudingan-faisal-basri-nMgT0uRPGY.jpg Mantan Menko Perekonomian Hatta Rajasa. (Foto: Okezone)
JAKARTA - Mantan Ketua Tim Tata Kelola dan Reformasi Migas, Faisal Basri, menuding Hatta Rajasa sengaja melarang ekspor bauksit demi maju dalam Pemilu Presiden (Pilpres) pada 2014 lalu.

Hatta Rajasa lewat akun twitternya pun menuding Faisal telah melakukan fitnah. Menurutnya, pemberlakuan UU tersebut tidak ada hubungannya dengan keinginannya untuk maju sebagai calon Wakil Presiden.

"Apalagi sampai dikaitkan dengan perusahaan Rusal Rusia. Saya tidak bisa didikte asing untuk kepentingan nasional kita!" kata Hatta dalam akun Twitter-nya, Selasa (26/5/2015).

Hatta Rajasa Lapor Harta Kekayaan

Hatta Rajasa

Hatta menambahkan, dirinya secara pribadi merasa bersyukur bahwa Indonesia bisa melakukan konservasi, menata sumber daya mineral, dan tidak lagi dijual dalam bentuk bahan mentah. "Saya yakin putra-putri kita mampu mengolah bahan mentah tersebut menjadi produk yang memiliki nilai tambah," tutupnya.

Sekadar informasi, Faisal menuding larang ekspor mineral mentah termasuk bauksit, membuat industri bauksit nasional hancur lantaran semua perusahaan bauksit tidak lagi diperbolehkan mengekspor bauksit yang merupakan bahan mentah pembuatan aluminium.

Faisal Basri-Biem Benyamin Jalani Tes Kesehatan

Faisal Basri

Menurutnya, pelarangan ekspor bauksit merupakan permintaan perusahaan aluminium terbesar Rusia, yaitu UC Rusal, yang saat itu berencana menanamkan investasinya di Indonesia untuk membuat pabrik pengolahan bauksit atau smelter alumina di Kalimantan.

Akibat pelarangan ekspor bauksit tersebut, sebanyak pasokan 40 juta ton bauksit dari industri nasional untuk dunia internasional menghilang. Dampaknya, harga alumina Rusal di dunia internasional melonjak.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini